Minggu, 26 Oktober 2014

Belajar IPA kurikulum 2013: AMAZING BANGET

Mengajar IPA di SMP kurikulum 2013 bagi saya menjadi sesuatu yang sangat menakjubkan. Sebelumnya saya mengajar bagian dari IPA yaitu fisika. Karena basic pendidikan saya lulusan Jurusan fisika. Apalagi image selama ini yang dibangun adalah pelajaran Biologi adalah identik dengan hafalan, sehingga itu mnjadi barrier atau tembok penghalang untuk sekedar memperkaya pengetahuan. meskipun waktu belajar di SMA saya mengambil jurusan A2 dengan pendalaman Biologi. (sekedar informasi saja dulu zaman saya penjurusan di SMA saya ada 4 dari A1 lebih ke eksak matematika dan fisika, A2 lebih ke eksak Biologi, A3 lebih ke IPS dan A4 lebih ke Bahasa.) Tapi gak tahu juga waktu itu belajar di SMA seolah hanya sekedar mengejar nilai untuk lulus SMA. Atau oleh guru kami mungkin juga belum ditekankan hubungan Biologi dengan pembentukan pemahaman akan kuasa Allah yang Maha Pencipta. Atau memang sahya saja yang masih bebal hatinya. padahal sampai sekarang... Sekarang saya dipaksa oleh sebuah sistem pengajaran yang memang mengharuskan pelajaran IPA di ajarkan oleh guru dengan sertifikasi guru IPA. Karena di SMP tidak ada lagi guru fisika, guru biologi maka saya harus mengambil sertifikasi guru IPA atau harus pindah ngajar di SMA. dari keterpaksaan itu mengharuskan saya membaca kembali materi Biologi ruang lingkup SMP. Bila di buku kurang memadai saya berusaha untuk memperkaya dari internet baik berupa memperhatikan gambar gambar, artikel, powerpoint, video, animasi yang relevan. Hal yang sangat menakjubkan, amazing banget, justru ketika saya membaca kembali berbagai sistem dalam tubuh manusia. misalnya sistem pencernaan, sistem pernafasan, sistem peredaran darah, sistem ekresi, sistem saraf, sistem gerak, sistem panca indera, sistem reproduksi, dan sebagainya. Karena seolah itu membedah badan sendiri dan baru menyadari luar biasa kompleksnya sistem dalam tubuh asya ini. Dirancang sedemikian detail, sedemikian rapi, sedemikian teratur, sedemikian terkoordinir, sedemikian rumit, sedemikian.....AMAZING... Kadang saya tidak bisa bicara dalam artian komentar apa apa. Kalau tubuh kita sudah sedemikian rupa sehingga, tidak ada lagi sikap dari kita mestinya kecuali kesyukuran, ketundukan, kepatuhan dan ketaatan terhadap segala titah dari Sang Maha Pencipta. Padahal obyek IPA tidak cuma manusia, seluruh alam yang terbentang dengan segala keterkaitannya adalah obyek IPA. dari yang mikro hingga yang makro dari yang benda mati hingga makhluk hidup jika terperinci akan menambah keterkaguman kita. ck ck ck