Benar kata orang bijak. semauanya berubah kecuali satu yang tidak berubah, yaitu peubahan itu sendiri. Artinya perubahan itu akan tetap pada perannya terjadi perubahan. Waduh malah jadi pusing khan...? Perasaan kayak baru kemarin kita sekolah di SD, SMP, SMA terus Kuliah, menikah, merantau ke kota kemudian punya anak...tapi setelah dipikir pikir ternyata realitas kehidupan yang kita hadapi mengalami perubahan yang luas biasa cepat mungkin lebih tepat terjadi loncatan. Betapa suasana masa sekolah zaman kita dengan sekarang sudah jauh berbeda suasananya. Kalau kita bernostalgia dengan masa lalu persaan kayak hidup di zaman apa...gitu. apalagi kalau kita ceritakan kepada anak kita saja...anak kita melongo seolah nggak percaya, kalau pengalaman kita itu riil,benar-benar terjadi.misal kalau kita cerita pernah mencarai ikan dengan mudah di kali, bahkan menangkap udang hampir di bali batu yang ada dikali, mereka bengong, nggak bisa membayangkan kali ya...karena kenyataan sebenarnya yang selama ini di hadapi membuat anak gak bisa berpikir logis. Masa sungai yang keruh banyak sampah ada ikannya.... cerita lagi kalau saat bulan haji menjelang idul qurban. anak-anak kita begitu exciting, merupakan pengalaman yang luar biasa ketika di lapangan masjidnya ada sapi dan kambing...seolah binatang yang mau diqurbankan itu binatang langka banget. mungkin sama kali ya waktu kita pertama bermain ke taman safari atau kebun binatang melihat binatang liar yang biasa di hutan ditaruh di kandang.
Jangankan anak-anak kita yang mungkin jarang diajak jalan-jalan ke kampung, kita saja yang kalau pulang kampung dan memperhatikan suasana, merasakan aura kampung memang sudah sangat berbeda dengan suasana waktu kita menghabiskan masa anak-anak hingga remaja. Saya nggak mau membahas penyebab cepatnya perubahan itu. Mungkin akan panjang kalau kita membahas aspek perubahan itu, bahkan nggak ada ayiknya. tapi saya tertarik untuk menyelami, menjelajahi, blusukan, jajah desa milang kori dan bernotalgia dengan kata, istilah, kebiasaan, adat, tetek bengek, suasana yang dulu "gue banget", kampung banget, karena sekarang....sudah ada yang hilang, sudah ditinggalkan, sudah diganti, sudah kembang kempis, sudah...sudah...sudah.... (bersambung)

